Festival Mancing Mania Situ Cibeuteung Perih Cisata Tak Sekadar Hiburan, Juga Buka Open Donasi untuk Aceh dan Sumatra

Pandeglang – Festival Mancing Mania yang digelar di Situ Cibeuteung Perih Desa Rawasari, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, kembali berlangsung meriah bertepatan dengan momentum Tahun Baru 2026, Rabu (1/1/2026). Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi masyarakat, namun juga sarat dengan nilai kepedulian sosial.

Acara yang digagas oleh Pelopor Muda Banten (PMB) ini sejak awal dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat umum, khususnya para penghobi mancing, dan Kegiatan inipun tak luput dari dukungan penuh dari Bapak Ade Muamar, S.E Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pandeglang Fraksi PKB.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Cisata dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di luar wilayah. Hal ini tak lepas dari konsep acara yang terbuka untuk umum, tanpa dipungut biaya (gratis), serta dilengkapi dengan berbagai door prize menarik.

Menariknya, pada pelaksanaan tahun ini panitia juga membuka open donasi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan bagi saudara-saudara di Aceh dan Sumatra. Donasi yang terkumpul berasal dari partisipasi sukarela peserta dan pengunjung, yang nantinya akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Panitia Festival Mancing Mania Kuswana atau yang lebih lekat di Panggil Engkus menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan, tetapi juga menanamkan nilai empati dan solidaritas sosial.

“Festival Mancing Mania ini bukan sekadar hiburan rakyat. Tahun ini kami juga membuka open donasi untuk saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Harapannya, dari kegiatan sederhana ini bisa tumbuh rasa kepedulian dan kebersamaan antar sesama,” ujar panitia.

Salah satu peserta pun mengaku sangat mengapresiasi konsep kegiatan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Selain bisa menyalurkan hobi dan berkumpul, kami juga bisa ikut berbagi lewat donasi. Kegiatan ini nyata, konsisten tiap tahun, gratis, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan doa dan harapan agar kegiatan ini terus berlanjut.

“Kami doakan panitia dan para penggagas selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. Semoga Festival Mancing Mania ini terus ada setiap tahun karena membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Festival Mancing Mania Situ Cibeuteung Perih kini tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus memperkenalkan potensi wisata lokal Desa Rawasari kepada masyarakat luas.

Exit mobile version