Kata marhaban berasal dari bahasa Arab yang berarti menyambut atau menghormati tamu.
Ucapan ini mengandung makna sambutan penuh kegembiraan dan kelegaan atas kedatangan bulan yang penuh berkah dan ampunan.
Mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan” adalah cara untuk bersyukur atas kesempatan kembali merasakan bulan suci ini.
Ungkapan ini menunjukkan penghargaan terhadap keistimewaan bulan Ramadhan dibandingkan bulan lainnya. Dalam tradisi, kegiatan buka puasa bersama sering kali menyertai ucapan ini untuk mempererat hubungan antar sesama.
Ini berarti menyambut Ramadhan dengan hati yang lapang dan penuh kegembiraan, bukan dengan keluhan, sebagai kesempatan untuk meningkatkan spiritualitas dan memperbaiki diri.
Makna marhaban yang berarti “luas” menggambarkan kesiapan hati untuk menerima Ramadhan dengan sukacita, ikhlas, dan penuh rasa syukur. Ini bukan tentang menerima dengan terpaksa, tetapi dengan kebahagiaan.
Marhaban juga dapat diartikan sebagai marhab (stasiun atau tempat pemberhentian).
Ramadhan diibaratkan seperti stasiun tempat umat Muslim berhenti sejenak untuk mengisi bekal spiritual, memperbaiki diri, dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan hidup menuju ridha Allah SWT.
SUKABUMI MUBARAKAH
“SING NYAAH KA SUKABUMI, JAGA SUKABUMI,
NYAAH KA KABUPATEN NA, OGE NYAAH
KA WARGA NA!”
#bapaabdi
#sukabumimubarakah
#asjapasepjapar
#asepjaparandreas
#lanjutkankankebaikan
#BupatiSukabumiAsepJapar
#sukabumimubarakah
