Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, SMPN 2 Cikidang Gelar Penguatan Literasi & Numerasi Sekaligus Tradisi Papajar

CIKIDANG – selarasonline.com

Menyongsong bulan suci Ramadan 1447 H sekaligus memperkuat mutu pendidikan di Tahun Ajaran 2025/2026, keluarga besar SMPN 2 Cikidang menggelar kegiatan Peningkatan Literasi dan Numerasi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Menariknya, kegiatan ini dibalut dengan tradisi khas Jawa Barat, yaitu Papajar, yang dilaksanakan pada Kamis, 12/02/2026 di Tempat wisata Kampoeng Ulin Desa Cikidang Kecamatan cikidang.

Fokus pada Kompetensi Guru
Kegiatan ini bertujuan untuk mempertajam kemampuan para guru dalam merancang metode pembelajaran yang lebih interaktif dan aplikatif. Kepala Sekolah SMPN 2 Cikidang Acu Samsudin, S.Pd. M.SI mengatakan bahwa literasi dan numerasi bukan sekadar membaca dan menghitung, melainkan kemampuan berpikir kritis yang harus dimiliki setiap pendidik sebelum ditularkan kepada siswa.

Beberapa poin utama dalam workshop singkat ini meliputi:
Adaptasi Kurikulum: Penyelarasan materi literasi-numerasi dengan konteks kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan

Teknologi: Penggunaan platform digital untuk mempermudah asesmen siswa.

Kolaborasi Tim: Diskusi antar-guru mata pelajaran untuk menciptakan proyek lintas disiplin ilmu.

Kehangatan Tradisi Papajar
Setelah sesi materi yang cukup padat, acara dilanjutkan dengan Papajar—momen makan bersama dan silaturahmi sebagai persiapan spiritual menyambut awal puasa.

Suasana formal seketika berubah menjadi penuh kekeluargaan saat para guru dan staf berkumpul menikmati hidangan lokal.

“Kegiatan ini adalah paket lengkap. Kita tidak hanya mengasah otak agar siap mengajar dengan standar literasi-numerasi yang lebih baik, tapi juga membersihkan hati melalui silaturahmi sebelum memasuki bulan Ramadan,” ujar Elah Fauziah salah satu perwakilan guru.

Harapan di Tahun Ajaran 2025/2026
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, SMPN 2 Cikidang berkomitmen untuk:
Meningkatkan skor raport pendidikan, terutama di bidang literasi dan numerasi.
Membangun lingkungan kerja yang solid dan harmonis.
Memastikan kesiapan mental dan fisik tenaga pendidik dalam menghadapi dinamika belajar di tengah bulan puasa.

Acara ditutup dengan doa bersama dan saling bermaaf-maafan, menciptakan energi positif untuk memulai ibadah di bulan suci mendatang.

Penulis Fauzan Latif Adam

Exit mobile version