Selaras online.com SUKABUMI – Diduga oknum anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil V Sukabumi berinisial DS, sunat bantuan hibah provinsi tahun anggaran 2024 yang peruntukanya untuk pembangunan lembaga yayasan pendidikan islam dan kelompok tani budi daya ikan di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dari Informasi yang berhasil dikumpulkan di lapangan terendus dugaan adanya pemotongan bantuan dana hibah yang diterima setiap yayasan pendidikan dan para kelompok tani budi daya ikan, mencapai 25 – 35 persen dari jumlah pagu bantuan yang diterima setiap yayasan dan kelompok tani.
Berdasarkan hasil investigasi dan kajian dilapangan ditemukan realisasi bantuan untuk percepatan pembangunan pasilitas pendidikan atau yayasan dan bantuan bibit ikan hingga pakan untuk para kelompok tani tersebut hanya life Service, dan dugaan adanya pemupakatan jahat yang dilancarkan oknum yang mengatas namakan suruhan DS sebagai penggiring aspirasi bantuan dana hibah pemprov tahun 2024.
Berdasarkan data dan list salah satu penerima bantuan hibah lembaga atau yayasan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Babussalam yang berlokasi di Jalan Sejahtera RT 003/020 Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi mendapatkan bantuan sebesar 500 juta rupiah untuk pembangunan ruang kelas baru, Akan tetapi dari hasil investigasi realitanya hanya renovasi penambahan dak atas dan pengecatan.
Salahsatu penerima bantuaan hibah yaitu Yayasan DTA Babussalam berinisial Y melalui istrinya saat disambangi dikediamannya membenarkan, Yayasan DTA yang berdiri didepan rumahnya mendapat bantuan dana hibah tahun 2024 dari aspirasi giringan Anggota DPRD Provinsi Jabar (DS).
Akan tetapi realisasi bantuan baru bisa dilaksaankan di bulan rajab 1446 Hijriah atau Januari 2025 dan belum selesai.
“Ya, DTA Babussalam dapat bantuan dana hibah tapi pengerjaan pembangun baru dimulai di bulan rajab tahun ini meski penyerapan dana bantuan sekaligus tidak bertahap, tapi sampai saat ini belum selesai karna terkendala dengan dana dan yang pada akhir nya kita sendirilah yang harus menambahkan kekurangan dananya,” kata ibu berkerudung yang mengaku istri Y yang menurut info pemilik Yayasan DTA Babussalam, Rabu Petang (21/05/2025).
Ketika ditanya jumlah bantuan yang diterima Yayasan DTA milik suaminya, Ia nampak terheran-heran dan sulit menjawab namun setelah ditanya berapa kisaran jumlah dana batuan yang diterima. Serta diperlihatkan data list jumalah anggara 500 juta untuk DTA Babussalam dirinya nampak kebingungan.

















