
Universitas Indonesia (UI) dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat komitmen kolaborasi dalam pembangunan daerah dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di ajang Festival Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (FPMIS) UI 2025.

Acara bergengsi ini mengusung tema SPARK – UI (Semangat Pengabdian Aktif Responsif Kolaboratif untuk Indonesia), yang bertujuan menyebarluaskan hasil program pengabdian masyarakat (Pengmas) dan inovasi sosial, memperkuat jejaring kerja sama multipihak, serta menjadi ruang apresiasi dan dialog.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, hadir mewakili Bupati Sukabumi dan menegaskan keterbukaan Pemkab Sukabumi terhadap hasil riset, inovasi, dan model pengabdian masyarakat dari akademisi UI untuk diterapkan di wilayahnya. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjawab persoalan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sukabumi.
Festival ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, yang menyampaikan pidato pembukaan. Dalam sambutannya, Rektor Heri menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak dan memperkuat kolaborasi dengan mitra eksternal.

Sebagai keynote speaker, acara ini turut dihadiri oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Zuhair Al-Shun, yang membawakan tema Solidaritas dan Kerja Sama Internasional. Kehadiran Duta Palestina ini juga diiringi dengan penyerahan donasi UI Peduli Palestina serta penandatanganan nota kesepahaman yang mencakup isu pendidikan, pengabdian masyarakat, dan beasiswa untuk masyarakat Palestina di UI.
Kegiatan FPMIS UI 2025 diselenggarakan di Kampus UI Depok selama tiga hari, mulai dari 1 hingga 3 Oktober 2025.
Created. By Aridora
Berita Terkait
Post Views: 1,123
















