LEBAK Cilograng selarasonline com
Sebuah bangunan yang semestinya menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat, Galeri Lebak Tipar yang terletak di Desa Lebak Tipar, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, kini kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan yang dahulu menjadi kebanggaan warga tersebut diduga sengaja dibiarkan terbengkalai tanpa perawatan yang jelas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi fisik bangunan tampak kumuh dan tidak terawat. Rumput liar mulai tumbuh tinggi menyelimuti area sekitar bangunan, menciptakan kesan angker dan tidak berpenghuni. Padahal, fasilitas ini dibangun dengan tujuan mulia sebagai wadah kreativitas dan pemasaran hasil bumi masyarakat setempat.
Pernah Menjadi Pusat Ekonomi Desa
Warga sekitar mengenang masa di mana galeri ini menjadi jantung aktivitas ekonomi desa. Di masa kepemimpinan Jaro Yayat, galeri ini berfungsi aktif sebagai pusat penampungan hasil bumi, mulai dari pisang, gula aren, hingga berbagai produk kreatif warga lainnya.
Tidak hanya membantu pemasaran produk lokal, keberadaan galeri tersebut pada masanya terbukti mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) Lebak Tipar. Namun, kejayaan itu seolah sirna seiring dengan bergantinya kepemimpinan di desa tersebut.
Pertanyaan Besar Bagi Pemerintah Desa
Kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Mengapa aset desa yang memiliki potensi besar untuk menyejahterakan warga justru dibiarkan rusak dimakan usia?
“Sangat disayangkan, padahal jika dikelola kembali melalui anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), galeri ini pasti bisa bangkit lagi. Seharusnya kepala desa yang menjabat sekarang tidak melupakan sejarah dan perjuangan pembangunan galeri ini,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Pemanfaatan aset desa secara berkelanjutan merupakan tanggung jawab pemerintah desa demi kepentingan masyarakat luas. Jika terus dibiarkan, bangunan tersebut tidak hanya akan menjadi puing yang sia-sia, tetapi juga merupakan bentuk pemborosan anggaran negara yang telah dikeluarkan untuk pembangunannya.galeri tersebut
Tetapi jika di jadikan kantor desa rasanya sangat bagus sekali dan dekat untuk pelayanan masyarakat .daya sari .kalapa dua jadi dekat
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Lebak Tipar belum memberikan keterangan resmi terkait alasan terbengkalainya galeri tersebut maupun rencana pengembangannya di masa depan.
Red Abah anom

















