Lebak Banten selarasonline com
warga keluhkan Pembangunan perumahan dalam Progres pemerataan tanahnya yang menimbun diduga Goa Rersapan Air yang berlokasi di kp. Sina resmi desa Cijengkol kecamatan Cilograng kabupaten Lebak Banten, Senin, 23/02/2026 .
Kini warga mengeluhkan, akibat kegiatan Cun and Fill untuk pembangunan perumahan komersial yang diduga milik salah satu anggota DPRD Banten dan terjadi pergeseran tanah urugan yang mengarah ke muka sebuah Goa bernama SURUPAN.
Salah satu warga yang berdomisili tidak jauh dari lokasi pembangunan perumahan komersial di Jalan Raya Nasional III Cijengkol-Cilograng, kepada tim media mengatakan.
“Kami selaku warga yang tinggal sudah lama disini tidak jauh dari pembangunan perumahan, meminta kepada pemilik lahan serta pengembang untuk memperhatikan dampak lingkungan akibat kegiatan Cut And Fill nya,” ujar warga berinisial M.
Senada dengan warga berinisial M, Fauzi warga yang berdiam dan memiliki usaha tepat depan RSUD Cilograng, menyayangkan atas kegiatan Cut And Fill tersebut, tanah urugan mulai turun bergeser ke arah muka Goa Surupan.
“Kalau goa surupan tertimbun, akibatnya air dari lingkungan pemukiman masyarakat dan air pembuangan RSUD Cilograng akan meluap ke jalan raya,” katanya.
Lanjutnya, kami warga meminta kepada pihak terkait seperti Dinas ESDM Banten dan Lingkungan Hidup untuk menganalisa kembali pembangunan perumahan komersial milik Pak Dewan yang terhormat.
“Kepada Dinas ESDM Banten dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengkaji dan menganalisa kembali kegiatan Cut And Fiil pembangunan perumahan milik Asep Awaludin salah satu anggota DPRD Banten dari Fraksi Nasdem,” harapnya.
Menurut Fauzi, “jangan mementingkan keuntungan pribadi tapi pikirkan juga dampak lingkungan yang akan diterima warga dan pengguna jalan,” tukas nya.
Perlu diketahui, Menurut warga sebelum melakukan pembangunan pemilik lahan dan tim pengembang perumahan sama sekali tidak melakukan sosialisasi kepada warga sekitar bahkan tidak meminta asas persetujuan warga sehingga penimbunan goa ini terjadi. Bahkan setelah warga mengingatkan dan juga terlihat pagar dan tanah milik provinsi banten pun runtuh akibat cut &fill itu
Hingga berita ini diterbitkan tim media masih berusaha mencari nomor kontak AW anggota DPRD Banten, Kadis ESDM Banten dan Kadis LH Banten, untuk dikonfirmasi agar berimbangnya pemberitaan.
( Red Abah Anom)

















