LEBAK selarasonline com
Pelayanan publik di Puskesmas Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan. Hal ini dipicu oleh sikap salah satu oknum staf yang dinilai kurang komunikatif dan tidak responsif terhadap tamu yang datang untuk berkoordinasi, Senin (20/04/2026)
Kejadian bermula saat salah seorang pimpinan umum media selaras niat silaturahmi menyambangi Puskesmas Cilograng dengan maksud bersilaturahmi sekaligus berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas (Kapus). Namun, alih-alih mendapatkan sambutan atau penjelasan yang jelas, staf yang bertugas justru terkesan menghindar.
Tamu dari media selaras pimpinan umum . pengunjung tersebut, ia bermaksud meminta nomor kontak Kepala Puskesmas untuk kepentingan komunikasi lebih lanjut. Staf yang bersangkutan sempat menjanjikan akan memberikan nomor tersebut, namun kenyataannya pengunjung dibiarkan menunggu tanpa kepastian, sementara staf tersebut malah pergi meninggalkan lokasi.
“Seharusnya kalau bisa ya bilang bisa, kalau tidak ya bilang tidak. Jangan membiarkan tamu menunggu tanpa kejelasan. Sebagai institusi pelayanan publik, respon terhadap tamu dari manapun asalnya harusnya lebih profesional dan santun,” ujar pengunjung yang merasa kecewa dengan perlakuan tersebut.
Kejadian ini sangat disayangkan, oleh pihak media selarasonline com mengingat Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat seharusnya mengedepankan etika komunikasi yang baik, tidak hanya kepada pasien tetapi juga kepada tamu yang datang dengan niat baik.
Perilaku oknum staf ( IP) inisial tersebut dinilai mencoreng citra pelayanan publik di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak. Diharapkan pihak manajemen Puskesmas Cilograng memberikan pembinaan kepada para staf agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari dan tetap menjaga etika dalam menerima tamu dari berbagai kalangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Cilograng belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan atas perilaku oknum staf tersebut.
Red pimum

















