banner 728x250

Truk Parkir Liar di Pandeglang, Pemkab dan Pemprov Banten Diminta Segera Bertindak

banner 120x600
banner 468x60

PANDEGLANG – Keluhan masyarakat terkait banyaknya mobil angkutan besar atau truk yang sering parkir di bahu jalan di beberapa titik di Kabupaten Pandeglang semakin memuncak. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan. Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera turun tangan mengatasi permasalahan ini.
Salah satu titik yang paling sering dikeluhkan adalah ruas jalan nasional di sekitar Kecamatan Saketi Cisata dan Kecamatan Bojong. Truk-truk ini biasanya parkir di bahu jalan, terutama pada malam hari, bahkan sering kali memakan sebagian badan jalan. Hal ini memaksa pengendara lain, terutama sepeda motor, harus beralih jalur atau bahkan mengambil risiko untuk menyalip.
“Setiap malam, terutama di sekitar Saketi, banyak sekali truk yang parkir sembarangan. Ini sangat berbahaya, apalagi kalau kita mau pulang kerja,” ujar seorang warga Pandeglang. “Kami berharap ada tindakan tegas dari pemerintah, baik itu dari Pemkab Pandeglang maupun dari Pemprov Banten, karena ini menyangkut keselamatan banyak orang.”
Menanggapi keluhan ini, beberapa pihak mengusulkan agar pemerintah daerah segera menyiapkan area parkir khusus bagi truk. Hal ini dianggap sebagai solusi jangka panjang yang lebih efektif dibandingkan hanya melakukan penertiban secara berkala. Area parkir yang memadai akan memberikan tempat yang aman bagi para sopir untuk beristirahat tanpa mengganggu arus lalu lintas.
“Pemerintah harus memikirkan solusi yang komprehensif. Jangan hanya menindak, tapi juga sediakan fasilitasnya,” kata seorang pengamat tata kota. “Pembangunan terminal atau rest area khusus truk di titik-titik strategis bisa menjadi solusi.”
Permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab Pemkab Pandeglang, melainkan juga Pemprov Banten, mengingat beberapa ruas jalan yang menjadi lokasi parkir liar merupakan jalan provinsi atau nasional. Koordinasi antara kedua instansi sangat diperlukan untuk menciptakan solusi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi masalah ini. Masyarakat Pandeglang pun menunggu realisasi dari komitmen pemerintah untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Panji

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *