banner 728x250

Tuntut Tanggung Jawab Lingkungan, Ribuan Massa Laskar NKRI Demo Pabrik JMR di Ciwandan

banner 120x600
banner 468x60

Rabu, 08 Januari 2026 CILEGON, selarasindonesia.id – Ribuan massa yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat Laskar NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang pabrik PT JMR yang berlokasi di kawasan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis (8/1/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk tuntutan pertanggungjawaban pihak manajemen PT JMR atas dugaan pencemaran lingkungan yang dinilai telah merugikan warga sekitar pabrik. Sekitar 1.000 orang peserta aksi dikerahkan dari berbagai wilayah, di antaranya Laskar NKRI Mancak, Padarincang, Gunung Sugih, Ciwandan, Anyer, hingga Cinangka.

Meski mengusung konsep aksi damai, situasi sempat memanas ketika massa mencoba merangsek masuk ke area pabrik JMR Ciwandan. Dalam aksi tersebut, Laskar NKRI menyampaikan tiga tuntutan utama kepada PT JMR, yakni:
Kejelasan operasional alat berat (Opal Slo),
Pengelolaan limbah industri,
Pemberian kompensasi atas pencemaran lingkungan yang berdampak langsung terhadap pemukiman warga di sekitar pabrik.Koordinator Lapangan (Korlap) Laskar NKRI, Nahrawi, menegaskan bahwa aksi ini merupakan puncak kekecewaan masyarakat terhadap sikap manajemen perusahaan yang dinilai tertutup dan tidak responsif. “Saat ini kami sedang memperjuangkan hak masyarakat terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas pabrik. Kami meminta solusi konkret agar penataan dan mitigasi pencemaran lingkungan dapat segera teratasi,” ujar Nahrawi di lokasi aksi. Nahrawi juga menyayangkan hingga siang hari belum adanya langkah bijak maupun upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak PT JMR. Ia menegaskan, Laskar NKRI tidak akan ragu mengerahkan massa dalam jumlah lebih besar apabila tuntutan tersebut terus diabaikan. “Sampai saat ini belum ada tanggapan maupun langkah bijak dari perusahaan. Jika suara kami tidak diindahkan, kami akan kembali melakukan demonstrasi besar-besaran dengan jumlah massa yang lebih banyak,” tegasnya.

banner 325x300

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketegangan sempat terjadi saat massa aksi terlibat aksi saling dorong dengan aparat keamanan yang berjaga di depan gerbang utama pabrik. Massa berupaya memaksa masuk untuk menemui jajaran manajemen perusahaan secara langsung. Namun demikian, petugas keamanan internal yang dibantu aparat kepolisian berhasil menahan laju barisan massa.

Meski sempat terjadi gesekan fisik kecil, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan atau tindakan anarkis. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT JMR belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa maupun langkah mediasi yang akan diambil. Sementara itu, kondisi di sekitar lokasi pabrik masih berada dalam penjagaan ketat aparat keamanan guna mengantisipasi kemungkinan aksi lanjutan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *