SUKABUMI – Sebuah unggahan video dari kanal YouTube @pemdes_cicareuh mendadak menjadi sorotan netizen. Video berjudul “Penjaga keadilan di ujung Desa” tersebut berhasil menarik perhatian publik hingga ditonton sebanyak 2.517 kali hanya dalam kurun waktu 21 jam sejak pertama kali diunggah.
Angka penayangan yang signifikan dalam waktu kurang dari satu hari ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap konten yang melibatkan perangkat desa dan aparat keamanan.
Respon Positif dari Berbagai Kalangan
Video tersebut menampilkan sosok Kepala Desa Cicareuh yang didampingi oleh dua anggota Kepolisian RI. Visual yang kuat serta narasi mengenai pengabdian di tingkat desa tampaknya menjadi daya tarik utama bagi para penonton.
Tidak hanya jumlah penayangan yang tinggi, video ini juga dibanjiri respon positif di kolom komentar. Salah satunya datang dari akun yang mengaku sebagai Paman Heri dari Pengadilan Agama Cibadak di Palabuhanratu.
”Saya Paman Heri dari Pengadilan Agama Cibadak yang ada di Palabuhanratu, pak kades cicareuh luar biasa…” tulisnya dalam kolom komentar yang telah mendapatkan ratusan tanda suka.
Apresiasi Lewat Digital
Hingga saat ini, video tersebut telah disukai oleh lebih dari 704 pengguna dan memicu 211 komentar. Tren ini menunjukkan bahwa keterbukaan informasi dan publikasi kegiatan pemerintah desa melalui media digital efektif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta meraih apresiasi luas.
Banyak netizen berharap konten-konten edukatif dan informatif serupa dapat terus diproduksi oleh Pemerintah Desa Cicareuh sebagai bentuk transparansi dan komunikasi publik yang modern di era digital.
Sosialisasi Lomba Film Pendek “Jaksa Garda Desa” tahun 2025. Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Kejaksaan Agung RI, ABPEDNAS, dan Kementerian Dalam Negeri.
Latar Belakang dan Tujuan Program
Program JAGA DESA (Jaksa Garda Desa) diluncurkan dengan kesadaran penuh bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan bangsa.
Reporter : Fauzan Latif Adam

















