Sukabumi, Selarasonline.com – Era baru kepemimpinan Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas untuk periode 2025-2030 di Kabupaten Sukabumi telah dimulai dengan langkah konkret. Di balik gerak cepat realisasi program-program prioritas, berdiri kokoh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi, yang kini di bawah kepemimpinan H. Aep Majmudin, SE., MM.
H. Aep Majmudin seorang visioner; ia adalah arsitek konseptual di balik visi dan misi kepemimpinan H. Asep Japar dan H. Andreas. Dengan pemahaman mendalam tentang problematika dan potensi Kabupaten Sukabumi, H. Aep telah merancang kerangka kerja yang solid untuk mewujudkan “Sukabumi Mubarokah”. Tanggung jawabnya tak berhenti pada perumusan, melainkan hingga memastikan setiap program prioritas terealisasi sepenuhnya.
Visi dan Misi: Peta Jalan Menuju Sukabumi Mubarokah
Visi kepemimpinan H. Asep Japar dan H. Andreas adalah “Terwujudnya Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah)“. Visi besar ini kemudian diterjemahkan ke dalam empat misi strategis:
- Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan, melalui pengembangan agroindustri dan pariwisata.
- Mengembangkan infrastruktur pelayanan dasar dan penunjang perekonomian yang merata dan inklusif.
- Membangun sumber daya manusia yang unggul berbudaya berbasis IPTEK dan IMTAQ.
- Membangun pemerintahan yang kolaboratif, profesional, dan akuntabel.
Misi-misi ini menjadi landasan bagi setiap kebijakan dan program yang dijalankan, dengan Bappelitbangda sebagai motor penggerak utama dalam koordinasi dan perencanaan.
Capaian 100 Hari Kerja: Bukti Nyata Janji Politik
Sejak dilantik, Bupati Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas langsung menggerakkan seluruh aparatur pemerintah daerah. Hasilnya, dalam 100 hari kerja pertama, mereka mengklaim telah menjalankan banyak program yang tertuang dalam infografis “Capaian 9 Proyek Prioritas dalam 100 Hari Kerja”. Infografis ini, yang telah terkonfirmasi sebagai produk sosialisasi kinerja pemerintah daerah, merinci progres signifikan:
- Generasi Mencrang: Program beasiswa untuk Hafidz Qur’an dan anak petani ini telah dimulai. Pada 25 April 2025, beasiswa sebesar Rp5.000.000,- telah disalurkan kepada 40 siswa SD dan 64 siswa SMP yang lolos seleksi Tahfidz Al-Qur’an. Program ini juga bertujuan membentuk sekolah yang melahirkan lulusan siap kerja.
- Sukabumi Sakti: Program pelayanan kesehatan gratis di puskesmas hanya dengan membawa KTP ini telah diluncurkan pada 5 Mei 2025 di Puskesmas Cikidang, diikuti secara virtual oleh seluruh puskesmas di 47 kecamatan, memungkinkan layanan pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis gratis.
- Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya: Program untuk mewujudkan jiwa pemuda yang mandiri, terampil, dan berdikari ini berupa peningkatan kapasitas/keterampilan dan kewirausahaan. Pada Mei 2025, inventarisasi peserta yang diutamakan sudah mempunyai usaha telah dilakukan untuk mendapatkan pelatihan wirausaha pada bulan Juni 2025.
- Permata Suci: Program pemberdayaan perempuan ini merupakan peningkatan dari Program Perahu Kertas, dengan menekankan peningkatan kapasitas/keterampilan perempuan untuk kesejahteraan keluarga. Persiapan telah dilakukan dengan pelatihan 20 fasilitator, dan tahap berikutnya adalah pelaksanaan pelatihan serta bantuan pemberdayaan ekonomi keluarga kepada 200 sasaran di Kecamatan Ciemas dan Ciracap.
- Trendi Pesantren Melek Digital: Program ini bertujuan menjadikan masjid dan pesantren sebagai lokus pembinaan dan pemberdayaan multi sektor (Agama, Sosial, Ekonomi, dan Digital). Kegiatan Bimbingan Teknis Digitalisasi Berbasis Pondok Pesantren telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Marzuqiyyah (Palabuhanratu) dan Pondok Pesantren Darul Aitam (Cikakak).
- UMKM dan IKM Motekar (Sukabumi Bagja): Program peningkatan kesejahteraan masyarakat dan UMKM ini meliputi fasilitasi perizinan dan sertifikasi produk, peningkatan kapasitas kewirausahaan dan manajerial, perluasan akses permodalan dan pasar, fasilitasi pemasaran, bimtek perizinan berbasis online, serta penguatan potensi sentra usaha mikro. 30 UMKM di Kecamatan Kadudampit dan Caringin akan dirangkum untuk penguatan potensi sentra usaha mikro.
- Bumi Sakinah: Program bedah rumah untuk prasejahtera, yakni Pembangunan Rumah SAKINAH (SehAt, layak, NYAman, Aman, dan berkaH), menargetkan 5.500 rumah dalam 5 tahun. Dalam 100 hari kerja, fokus pada rumah korban bencana (target 16 unit, pagu Rp60 juta/unit) dan rumah tidak layak huni (target 761 unit, pagu Rp20 juta/unit) telah memasuki tahap pembuatan juknis, rekrutmen TFL, hingga proses kontrak dan verifikasi CPCL.
- Taman Rekreasi Warga: Program pembangunan Taman Interaksi Warga (INovasi, TEknologi, olahRAga, Kreativitas, dan Silaturahmi Warga) direncanakan di 5 lokasi (Alun-alun Jampang Tengah, Sagaranten, Jampang Kulon, Sekarwangi, dan Surade) dalam 5 tahun. Pembangunan Alun-alun Jampang Tengah tahun 2025 sudah dalam proses lelang sejak 16 Mei 2024.
- Peningkatan Jalan dan Jembatan Strategis Daerah: Dari total 18 ruas jalan dan 3 jembatan strategis daerah yang akan ditangani tuntas selama 5 tahun, penanganan ruas jalan Pangleseran – Cibatu telah masuk dalam tahapan proses lelang e-catalog.
Dengan capaian yang mengesankan di awal masa jabatan, Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, di bawah kepemimpinan H. Aep Majmudin, berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan keberlanjutan setiap program kerja Bupati Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas. Peran strategis Bappelitbangda ini akan menjadi kunci dalam mewujudkan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
Pewarta: Ox Djajadipura

















